Senin, 30 Mei 2011

Helen Mirren, Wanita Terseksi di Usia 65 Tahun

WARTA WEDDING - Usia lanjut tak berarti seseorang tak bisa tampil dengan maksimal. Buktinya, aktris Helen Mirren, yang sekarang sudah berusia 65 tahun, baru saja dinobatkan sebagai Wanita Terseksi!

Dalam poling yang diadakan oleh isme.com, wanita cantik ini menduduki posisi teratas dalam kategori 'Wanita Terseksi di Atas 50 Tahun'. Mirren bersaing sengit dengan model Twiggy (61 tahun), yang berada di urutan kedua,

Kedua bintang ini diikuti oleh bintang ABSOLUTELY FABULOUS, Joanna Lumley di tempat ketiga. Si seksi Kim Cattrall (54 tahun) dari SEX AND THE CITY menutup jajaran 5 besar poling ini.

Beberapa bintang lain yang juga berada di urutan 20 besar wanita terseksi 'istimewa' ini adalah Michelle Pfeiffer, Emma Thompson, dan Lorraine Kelly. "Berusia 50 tahun tak berarti kita tak lagi fashionable dan merasa seksi," ujar Sara Prowse, direktur isme.com. Setuju! (red/*kpl)

Sabtu, 14 Mei 2011

Pangeran William Kembali Kerja Sebelum Bulan Madu

WARTA WEDDING - Pangeran William akan melanjutkan pekerjaannya sebagai pilot helikopter pekan depan, sebelum berbulan madu ke luar negeri bersama istrinya, kata beberapa pejabat Istana Buckingham di London, Sabtu.

Pangeran William dan Kate Middleton, yang berkencan selama hampir satu dasawarsa dan menikah di Westminster Abbey pada Jumat (29/4) lalu, telah menarik perhatian masyarakat dunia.

"Duke dan Duchess of Cambridge telah memilih untuk tak secepatnya pergi berbulan madu," demikian informasi dari pihak St. James`s Palace di dalam satu pernyataan, yang merujuk kepada pasangan itu dengan menyebut gelar baru mereka yang dianugrahi oleh Ratu Elizabeth, sang nenek Pangeram William.

Info itu menyebutkan pula, "Tempat akhir pekan pribadi mereka sebelum Duke kembali bekerja dan bulan madu masa depan mereka, yang akan mereka nikmati di luar negeri, takkan diungkapkan lebih dulu."

Ditambahkannya, pasangan tersebut akan menghabiskan akhir pekan di Inggris, meskipun bukan di rumah mereka di Welsh.

Sabtu pagi, pasangan yang baru menikah itu terbang meninggalkan Buckingham Palace menggunakan helikopter. (red/*ant)

Ada Apa Antara Pangeran Harry dan Pippa Middleton?

JAKARTA, M86 - Pangeran Harry tidak bisa menahan diri untuk mengagumi adik kakak iparnya, Pippa Middleton.

Berdasarkan koran The Sun, Harry mencondongkan tubuh dan berbisik:"Anda tampak sangat cantik - beneran."

Harry mengatakan hal itu saat dia bersama Pippa berjalan di lorong gereja setelah kakak-kakak mereka mengucap janji pernikahan.

Pangeran Harry dan Pippa jadi "pasangan sempurna" saat mereka berdiri berdampingan di balkon istana Buckhingham memandang ke bawah kerumunan orang yang sangat gembira.

Ada banyak desas desus bahwa mereka akan terjadi asmara kerajaan lagi.

Mantan kapten tim kriket Inggris, Michael Vaughan, dengan bercanda menulis di Twitter : "bergeraklah sore ini, Harry." dan komedian Katy Brand menulis:"Harry dan Pippa berbisik dengan kotor, saling menggoda satu sama lain."

Pippa tak hanya mencuri perhatian Pangeran Harry, dia juga mencuri perhatian dunia. Saat dia berjalan di altar di belakang kakaknya dalam balutan gaun putih elegan yang memperlihatkan lekuk tubuhnya. Ribuan orang men-tweet bahwa dia "benar-benar memukau."

Dan, dia bahkan lebih dibicarakan di situs jejaring sosial daripada kate saat dia menuntun para bocah pengiring pengantin dan sibuk dengan ekor gaun pengantin.

Yang lain menyanjungnya ikon fashion baru:"Dia orang tercantik yang pernah saya lihat ." Caroline Dennehy, dari Hertfordshire, menambahkan:"bagi saya, Pippa Middleton yang mencuri perhatian hari ini - dia cantik!"

Sial bagi Harry, Pippa sudah memiliki seorang kekasih bernama Alex Loudon, mantan pemain kriket Inggris berusia 30 tahun.

Gaun satin yang dipakai Pippa merupakan karya desainer Sarah Burton, desainer yang sama dengan pembuat gaun pengantin Kate.

Gaun satin itu berwarna gading berbahan dasar krep, dengan penutup kepala pada bagian depan dan dengan detail kancing yang sama dan hiasan renda seperti gaun Kate.(red/*ant)

Arti Pernikahan Diraja bagi Rakyat Inggris

WARTA WEDDING - Jutaan orang di seluruh dunia yang menyaksikannya, termasuk mereka yang sangat antimonarki sekali pun, sepakat mengenai satu hal setelah menyaksikan 'Pernikahan Diraja' bahwa tidak satu negara pun yang bisa menyajikan kemewahan dan untaian manusia seperti dilakukan Inggris.

Namun setelah semua gaun mewah ditanggalkan, kuda-kuda penarik kereta kencana yang elegan dikandangkan kembali, dan para tetamu agung meninggalkan Istana Buckingham, hanya sedikit yang menyetujui bahwa pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton si jelata, punya arti khusus bagi Inggris.

Mereka yang ikut turun ke jalan-jalan di kota London dan berpesta demi kedua mempelai dilihat sebagai usaha untuk menghidupkan kembali monarki di Inggris.

Tetapi bagi yang lain, mperayaan itu adalah gambaran buruk bagi Inggris sebagai sebuah negara. Sisanya malah tidak menganggap pernikahan itu memiliki arti apa-apa.

"Menyaksikan perayaan ini, sebuah pikiran lantas muncul, 'monarki Inggris telah kembali," kata presenter acara bincang-bincang CNN asal Inggris, Piers Morgan, seperti dikutip Reuters.

"Ini menandakan perubahan besar bagi negara itu," tulis Geordie Greig dalam surat Evening Standard yang terbit di London. "Ini adalah satu penyegaran yang sangat dibutuhkan oleh keluarga kerajaan."

Banyak yang percaya pernikahan itu telah menaikkan selera masyarakat Inggris yang sedang kusudt karena pemotongan anggaran belanja publik.

"Biaya pernikahan itu, termasuk keputusan dan keamanannya diperkirakan melampaui 20 juta poundsterling," tulis Mick Brown dalam Telegraph.

"Tetapi manfaatnya untuk memacu semangat kebangsaan, di tengah meningkatnya sinisme dan ketika rasa kebangsaan Inggris sendiri sangat rapuh, maka itu sangatlah tak ternilai," tulisnya lebih jauh.

Mereka yang melihat pernikahan itu faktor positif dan mengedepankan kepentingan 25 juta orang atau separuh rakyat Inggris, kemudian memutuskan menyaksikan pernikahan tersebut. Tapi, tidak terhitung juga yang mempermasalahkan biaya pernikahan itu.

"Di hari pernikahan, negara ini sedang menuju krisis identitas," catat Laurie Penny dalam blognya di New Statemen. Dalam blog itu dia juga mencatat banyaknya penangkapan yang dibuat di sekitar lokasi pernikahan, termasuk mereka yang akan berdemonstrasi.

"Jadi inilah Inggris pada 29 April 2011. Pernikahan pewaris kerajaan tua yang tidak lagi bergigi dirayakan dengan megah dan sebuah situasi di mana perbedaan pendapat dengan dalih apapun ditekan atau dihilangkan sama sekali," tukasnya lagi.

Republic, kelompok yang mengampanyekan alternatif demokrasi bagi sistem monarki Inggris, mengatakan bahwa lebih dari seribu orang menghadiri acara yang diselenggarakan Jumat lalu oleh mereka yang bertajuk, 'Bukan Pesta Pernikahan Kerajaan'.

Inggris telah mempunyai sistem monarki konstitusi sejak abad 18. Dalam sistem itu seorang raja atau ratu ditempatkan sebagai kepala negara, tetapi parlemen yang terpilihlah yang bertugas membuat hukum positif.

Selama jangka waktu itu negara tersebut pernah menggunakan sistem republik selama 11 tahun menyusul perang saudara Inggris dan hukuman mati atas Raja Charles I di abad 17.

Tetapi faktanya, meski popularitas beberapa anggota kerajaan semakin memudar dan terkikis selama bertahun-tahun, tentu saja salah jika mengatakan 'monarki telah kembali' karena sistem itu sebenarnya tidak perna hilang dari bumi Inggris.

Sebuah survey yang digelar Ipsos MORI untuk Reuters bulan lalu menunjukkan bahwa tigaperempat populasi Inggris tetap menginginkan negara itu menggunakan sistem monarki.

Jika pernikahan yang digelar Jumat pekan silam itu bukan merupakan dorongan untuk keluarga kerajaan Inggris dan bukan juga hukuman mati, maka hari itu akan menjadi catatan dalam sejarah sebagai pernikahan yang dirancang dengan megah yang ramai disaksikan di seluruh dunia.

Dalam editorialnya Guardian menulis, "Pernikahan itu bukan sebuah peristiwa yang bisa dilihat seperti cermin yang merefleksikan pengkerdilan satu subjek negara. Itu adalah satu pertunjukan yang dikelola dengan bagus, di mana tirai panggung naik turun dengan lancar. Sirkus itu datang dan pergi. Ia tidak mengubah apa pun." (red/b8)

Keluarga Middleton "Terkuras" Usai Nikahkan Kate

WARTA WEDDING - Pernikahan abad ini antara Pangeran William-Kate Middleton memakan biaya mahal, dan keluarga Middleton juga lumayan terkuras.

Menjelang pernikahan, keluarga Middleton memborong semua kamar di hotel bintang lima Goring, tepatnya 71 kamar di hotel dekat Istana Buckingham. Harganya 85 ribu pound (sekitar Rp1,2 miliar) belum termasuk suite tempat Kate bermalam yang tidak disebutkan tarif resminya.

Sehari setelah pernikahan, keluarga itu check-out. Adik Kate yaitu Pippa (27) melangkah keluar hotel di depan orang tuanya, Carole dan Michael serta si adik, James (23).

Mereka check-out dua jam setelah kerabat terakhir meninggalkan hotel tersebut. Sebelumnya, di hotel itu ada pesta pernikahan yang antara lain di hadiri pangeran Harry dan pacarnya yang putus-nyambung, Chelsy Davy. Sementara itu, Pangeran William dan Kate menghadiri resepsi di Istana Buckingham.

Kate juga menjamu 120 teman dan kerabat dengan hidangan ala buffet. Ongkos dua kali pesta di hotel Goring diperkirakan 25 ribu pound.

Gaun pengantin Kate rancangan Sarah Burton disebut-sebut menghabiskan 40 ribu pound. Baju Carole buatan Catherine Walker harganya sekitar 10 ribu pound, anting yang dipakai Pippa maupun aksesori Michael dan James menghabiskan 30 ribu pound.

Sepatu pengantin rancangan Alexander McQueen ditambah rangkaian bunga paling tidak harganya 3 ribu pound. Morning suits untuk Michael dan James buatan Gieves & Hawkes harganya 10 ribu pound dan baju keluarga Middleton untuk pesta malam harganya 20 ribu pound.

Keluarga yang punya bisnis online event organizer khusus resepsi itu kemungkinan iuran 10 ribu pound untuk pesta di Buckingham.

Sebagian besar biaya memang dari Pangeran Charles tapi keluarga Middleton juga ikut menyumbang. Rincian biaya tersebut pastinya akan tetap rahasia.

Menurut Chas Roy-Chowdhury dari Association of Chartered Certified Accountants, jika iuran yang dikeluarkan adalah 250 ribu pound artinya hal itu lumayan menguras keluarga Middleton.

"Tapi, mereka punya cukup waktu untuk mempersiapkan biaya dan menjadwal ulang tagihan-tagihan. Iuran pernikahan itu tak akan membuat mereka kehabisan uang tapi mungkin membuat mereka terkuras."

Total biaya pernikahan termasuk pengamanan dan pemungutan sampah diperkirakan 10 juta pound, sekitar atau sekitar Rp143 miliar. Sebagian besar tentu dibiayai oleh Istana Buckingham. (red/*ant)

Selasa, 03 Mei 2011

Kini Nikah di KUA Gratis

WARTA WEDDING - Dalam rangka menekan jumlah nikah siri yang mulai marak, Kementerian Agama Kota Bengkulu menggratiskan biaya nikah di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) daerah itu.

Kepala Kementerian Agama Kota Bengkulu, Zainal Abidin, mengatakan, maraknya peraktek nikah siri di Kota Bengkulu akhir-akhir ini akibat ada persepsi tingginya biaya nikah saat ini.

Zainal mengatakan, program tersebut sebetulnya sudah diluncurkan sejak lama, namun hanya ditujukan pada masyarakat kurang mampu, sehingga tidak bisa melaksanakan nikah resmi dan menunggu program nikah massal.

"Masyarakat tidak akan ditarik biaya sepeser pun untuk menikah di KUA jika memang mereka tidak mampu, namun menunjukan surat keterangan dari pihak berwenang," kata Zainal.

Berdasarkan PP 51 tahun 2000 biaya pencatatan nikah sebesar Rp30.000, itu ditujukan bagi warga benar-benar tidak mampu, tampaknya nilai tersebut masih dianggap terlalu mahal, sehingga program gratis menikah di KUA di luncurkan.

"Kami memperkirakan menikah di KUA selama ini biaya sama besarnya dengan menikah secara adat hingga menghabiskan uang puluhan juta rupiah, namun nyatanya sangat murah," ujarnya. (dya/*b8)
Related Posts with Thumbnails